Categories
News

VAST Catatkan Laba Hampir 6 Kali Lipat pada 2023

Jakarta – Emiten pengembang properti pergudangan PT Vastland Indonesia Tbk (IDX: VAST) berhasil membukukan laba sebesar Rp 98,8 miliar (sebelum pajak) selama 2023. Laba yang dicatatkan tersebut adalah enam kali lipat dibandingkan laba tahun sebelumnya sebesar Rp 16.6 miliar. Pencapaian tersebut terungkap melalui laporan keuangan tahun 2023 mereka yang diterbitkan pada tanggal 28 Maret 2024.

Peningkatan laba tersebut antara lain berkat kenaikkan nilai wajar properti investasi yang dimiliki VAST. Saat ini VAST memiliki lebih dari 27 gudang built-to-suit dan general warehouse yang tersebar di 7 wilayah di Indonesia. VAST antara lain beroperasi di Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, Klaten, serta Tangerang melalui gudang yang baru-baru ini mereka akuisisi.

Pada gudang-gudang di berbagai lokasi tersebut VAST melayani lebih dari 17 tenant yang bergerak di berbagai bidang dimana industri FMCG menempati posisi sebagai tenant yang terbesar. Tenant lainnya termasuk distributor, last-mile logistic, fulfillment center, dan retail. VAST juga memperlebar portfolio tenant mereka baru-baru ini berkat Gudang terbaru yang dioptimalkan untuk melayani perusahaan ecommerce.

“Tentunya kami sangat bersyukur atas kinerja tahun lalu yang memang didukung oleh meningkatnya permintaan untuk jasa pergudangan terutama di lokasi strategis dalam jalur logistik. Selain lokasi strategis, kami juga bisa mempertahankan tingkat okupansi tenant berkat pengalaman kami selama ini dalam membangun dan mengoperasikan gudang. Kami juga beruntung untuk dapat menyelesaikan suatu akuisisi yang kunci yang diperkirakan akan menambah kontribusi signifikan terhadap pendapatan berulang kami.” jelas Direktur Keuangan VAST Stanley V Gunawan. “

Perusahaan merasa optimis bahwa permintaan akan gudang masih akan menunjukkan tren peningkatan di tahun ini. Hal ini tidak menutup kemungkinan VAST akan mengulangi atau bahkan melampaui kinerja cemerlang mereka untuk tahun 2024 nanti. Dengan basis pelanggan yang beragam, VAST akan mendapatkan manfaat/potensi dari pertumbuhan di berbagai sektor ekonomi.

Maraknya penjualan online dan perkembangan pasar belakangan telah menimbulkan permintaan untuk gudang yang sanggup memenuhi kebutuhan masing-masing tenant dan produk yang mereka simpan. VAST mengandalkan jasa gudang built-to-suit mereka untuk terus memuaskan tenant. Selain itu VAST terus menghadirkan gudang-gudang berkualitas dengan spesifikasi yang diinginkan oleh para pelanggannya dengan kriteria masing-masing.

Categories
News

Vastland Indonesia dan Flexofast Berkolaborasi Menggarap Bisnis Pergudangan Penyimapanan Dingin

PT Vastland Indonesia Tbk (VAST) dan Flexofast menjalin kolaborasi bisnis yang menyodorkan fasilitas pergudangan penyimpanan dingin (ultimate temperature controlled storage facility). Layanan yang diluncurkan pada 22 Februari 2024 ini dioptimalkan untuk menyimpan produk kecantikan dan perawatan tubuh (beauty and personal care), antara lain dengan cara mempertahankan suhu di dalam area penyimpanan pada rentang antara 25-26 derajat Celsius.

Gudang temperature controlled storage tersebut merupakan perkembangan terkini dari akusisi yang dilaksanakan VAST di Tangerang pada Desember 2023 lalu. Setelah proses perpindahan tangan, gudang tersebut sudah resmi beroperasi di bawah bendera Vastland Indonesia sejak kuartal pertama tahun ini. Emiten pengembang pergudangan ini mengakuisisi gudang tersebut sekaligus dengan tenant, mayoritas pelanggan tersebut bergerak di bidang e-commerce.

Salah satu tenant yang didapatkan dari akuisisi tersebut adalah Flexofast yang bergerak di bisnis pergudangan, e-commerce dan logistik. Flexofast merupakan partner fulfillment dan logistik yang mampu menampung hingga 5 juta pieces produk. Rata-rata produk yang ditangani adalah kosmetik dan e-commerce. Selain itu, Flexofast juga merupakan salah satu fasilitas penyimpanan kosmetik terbesar di Indonesia.

Pasca akuisisi ini, maka portofolio VAST di segmen e-commerce meningkat dari 3% menjadi 15% dengan total rented area lebih dari 12,500 m2. Selain itu, hasil akuisisi gudang di Tangerang itu mampu meningkatkan omzet perseroan sekitar 30%.

Meski sudah melaksanakan beberapa aksi akuisisi di tahun lalu, apabila ada kebutuhan yang muncul untuk ekspansi, Vastland akan mengambil peluang yang ada serta mengalokasikan dana sesuai kebutuhan yang diidentifikasi untuk memperlebar bisnis di tahun ini. “Vastland akan melihat kesempatan yang ada di tahun 2024 untuk melanjutkan ekspansi serta fokus untuk membenahi aset yang baru digarap.” jelas Direktur Keuangan VAST, Stanley V Gunawan pada Jumat (1/3/2024), Saat ini, perseroan berfokus untuk memaksimalkan okupansi gudang yang sudah dimiliki, bekerja sama dengan berbagai industri, serta memperkaya portofolio tenant.

VAST juga mengekspresikan optimisme bahwa permintaan gudang di tahun 2024 akan terus tumbuh positif sejalan dengan perkembangan ekonomi nasional yang semakin merata, didukung oleh proyek-proyek infrastruktur kunci seperti pembangunan jalan raya nasional dan jalan tol. Sebagai perusahaan yang memiliki sejumlah gudang terutama di Pulau Sumatera yang terdapat banyak proyek infrastruktur, Perseroan optimistis hal ini bakal berdampak positif dari pertumbuhan ini.

Categories
News

Green Warehouse, Solusi Inovatif Seiring Pertumbuhan Tren Pergudangan di Indonesia

Pergudangan menjadi sektor bisnis yang semakin berkembang di Indonesia, terutama seiring dengan pertumbuhan e-commerce dan distribusi produk yang semakin pesat. 

Dalam menghadapi tantangan lingkungan dan tuntutan keberlanjutan, konsep Green Warehouse muncul sebagai solusi inovatif untuk mendukung pertumbuhan industri pergudangan di Indonesia.

Seperti yag dilakukan oleh pengembang properti pergudangan PT Vastland Indonesia Tbk (VAST) dengan terus menawarkan solusi pergudangan inovatif dan efektif bagi para pelanggannya. 

Salah satu langkah yang diambil oleh Vastland adalah dengan mengimplementasikan sumber energi terbarukan pada beberapa fasilitas pergudangan mereka, melengkapi keunggulan gudang yang terletak di lokasi strategis dengan fasilitas teknologi terkini. 

Dengan menggunakan panel surya, Vastland berhasil melakukan penghematan energi hingga 10% pada tahun 2023.

Dengan mempertimbangkan bahwa konsumen semakin menyadari pentingnya aspek berkelanjutan, hal ini menjadi salah satu keunggulan kompetitif VAST. 

Pergudangan Ramah Lingkungan atau Green Warehouse juga sejalan dengan Ekonomi Hijau yang merupakan salah satu dari enam strategi transformasi ekonomi Indonesia yang ditetapkan oleh Bappenas untuk mencapai visi Indonesia 2045. 

Green Warehouse memang diprediksi akan semakin diminati tahun ini, apa lagi dengan dengan adanya Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon dan Pengendalian Gas Rumah Kaca.

Di samping pergudangan hijau yang akan menjadi nilai tambah dan meningkatkan efisiensi energi perusahaan, VAST juga akan diuntungkan dengan lokasi pergudangan yang strategis. 

Aktivitas pergudangan di wilayah Jawa Tengah diperkirakan akan meningkat berkat faktor geografis dan UMR kawasan tersebut, hal ini tentunya akan menjadi kabar baik bagi Vastland yang memiliki gudang di wilayah Klaten, Jawa Tengah dengan posisi strategis terhadap jalan tol.

Selain Jawa Tengah, Knight Frank Indonesia juga memperkirakan kota Jakarta, Ibu Kota Nusantara (IKN), Bali, Surabaya dan Tangerang menjadi 5 kota terbesar yang dinilai akan memiliki prospek untuk pertumbuhan properti tahun ini. 

Ekspansi terbaru Perseroan di daerah Tangerang tentunya akan memperkuat posisi VAST di pasar.

Sektor transportasi dan logistik, termasuk pergudangan, memang diperkirakan akan bertumbuh di tahun ini. 

Supply Chain Indonesia (SCI) memprediksi kinerja sektor transportasi dan logistik secara nilai bisa mencapai Rp 1.436 triliun pada tahun 2024, tumbuh 14,16% dibandingkan tahun lalu.

Faktor lainnya yang akan mempengaruhi permintaan pergudangan di tahun-tahun ke depan, yaitu semakin meningkatnya pertumbuhan e-commerce di Indonesia.

Pertumbuhan baik dari segi pengguna, jumlah produk yang ditawarkan, serta volume transaksi, tentunya akan juga meningkatkan permintaan atas fasilitas pergudangan, hal ini akan menguntungkan perseroan karena basis pelanggan dari sektor e-commerce terus berkembang.

“Vastland akan mengalokasikan dana sesuai dengan kebutuhan yang diidentifikasi, sebagai wujud keseriusan kami dalam mengembangkan kehadiran dan layanan kami di pasar,” jelas Direktur Keuangan VAST, Stanley Gunawan dalam keterangan pers Vastland Indonesia. 

Dengan perkembangan pasar belakangan ini, lanjut Stanley, tentunya VAST juga melakukan diversifikasi menambah exposure ke beberapa sektor tenant dan perusahaan e-commerce.

Tahun ini VAST menyiapkan estimasi total maintenance capex sekitar Rp1-2 Miliar. Setelah ekspansi gudang di Tangerang, Perseroan menargetkan omzet Perseroan naik sekitar 30%. 

Selama tahun 2023 VAST terus membukukan hasil positif dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 9,9% QoQ pada 3Q23. Laba bersih mereka juga naik lebih signifikan sebesar 77,7% QoQ dari Rp1,9 miliar pada 2Q23 menjadi Rp3,3 miliar pada kuartal yang sama.

Selain gudang built-to-suit yang memberikan manfaat bagi penggguna dari segi lokasi, desain, serta tata letak gudang, VAST juga menyediakan general warehouse berkualitas tinggi yang kerap menjadi andalan pelanggan pada musim-musim bervolume tinggi (Peak Season). 

Dengan kemampuan dan pengalaman Perseroan lebih dari 10 tahun, kini VAST memiliki 25 lebih gudang (built to suit dan general warehouse) yang tersebar di 8 wilayah di Indonesia dengan total hampir 20 tenant/penyewa.

Categories
News

Fasilitasi Green Warehouse – Vastland Berhasil Hemat Energi Hingga 10%

Jakarta – Emiten pengembang properti pergudangan PT Vastland Indonesia Tbk (VAST) terus menawarkan solusi pergudangan inovatif dan efektif bagi para pelanggannya. Salah satu langkah yang diambil dengan mengimplementasikan sumber energi terbarukan pada beberapa fasilitas pergudangan, melengkapi keunggulan gudang yang terletak di lokasi strategis dengan fasilitas teknologi terkini. “Dengan menggunakan panel surya, Vastland berhasil melakukan penghematan energi hingga 10% pada tahun 2023,”kata Direktur Keuangan VAST, Stanley V. Gunawan  dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin

Menurutnya, mengimplementasikan energi baru terbarukan menjadi salah satu keunggulan kompetitif VAST. Selain itu, pergudangan ramah lingkungan atau green warehouse juga sejalan dengan ekonomi hijau yang merupakan salah satu dari enam strategi transformasi ekonomi Indonesia yang ditetapkan oleh Bappenas untuk mencapai visi Indonesia 2045. Green Warehouse memang diprediksi akan semakin diminati tahun ini, apa lagi dengan dengan adanya Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon dan pengendalian GRK.

Di samping pergudangan hijau yang akan menjadi nilai tambah dan meningkatkan efisiensi energi perusahaan, VAST juga akan diuntungkan dengan lokasi pergudangan yang strategis. Aktivitas pergudangan di wilayah Jawa Tengah diperkirakan akan meningkat berkat faktor geografis dan UMR kawasan tersebut, hal ini tentunya akan menjadi kabar baik bagi Vastland yang memiliki gudang di wilayah Klaten, Jawa Tengah dengan posisi strategis terhadap jalan tol.

Selain Jawa Tengah, Knight Frank Indonesia juga memperkirakan kota Jakarta, Ibu Kota Nusantara (IKN), Bali, Surabaya dan Tangerang menjadi 5 kota terbesar yang dinilai akan memiliki prospek untuk pertumbuhan properti tahun ini. Ekspansi terbaru perseroan di daerah Tangerang tentunya akan memperkuat posisi VAST di pasar.

Sektor transportasi dan logistik, termasuk pergudangan, memang diperkirakan akan bertumbuh di tahun ini. Supply Chain Indonesia (SCI) memprediksi kinerja sektor transportasi dan logistik secara nilai bisa mencapai Rp 1.436 triliun pada tahun 2024, tumbuh 14,16% dibandingkan tahun lalu.  Faktor lainnya yang akan mempengaruhi permintaan pergudangan di tahun-tahun ke depan, yaitu semakin meningkatnya pertumbuhan e-commerce di Indonesia. “Pertumbuhan baik dari segi pengguna, jumlah produk yang ditawarkan, serta volume transaksi, tentunya akan juga meningkatkan permintaan atas fasilitas pergudangan, hal ini akan menguntungkan perseroan karena basis pelanggan dari sektor e-commerce terus berkembang,”ujar Stanley.

Tahun ini VAST menyiapkan estimasi total maintenance capex sekitar Rp 1-2 Miliar. Setelah ekspansi gudang di Tangerang, perseroan menargetkan omzet naik sekitar 30%. Selama tahun 2023 VAST terus membukukan hasil positif dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 9.9% QoQ pada 3Q23. Laba bersih mereka juga naik lebih signifikan sebesar 77.7% QoQ dari 1.9 miliar rupiah pada 2Q23 menjadi Rp 3.3 miliar pada kuartal yang sama.

Categories
News

Ekspansi Gudang, Vastland Targetkan Omzet Naik 30%

Pengembang properti industri, PT Vastland Indonesia Tbk (VAST) tahun ini menyiapkan estimasi total maintenance capex sekitar Rp 1-2 miliar. Setelah ekspansi gudang di Tangerang, VAST menargetkan omzet naik sekitar 30%.

Selama tahun 2023 VAST membukukan hasil positif dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 9,9% QoQ pada Kuartal III 2023. Laba bersih juga naik sebesar 77,7% QoQ dari Rp1,9 miliar pada kuartal II 2023 menjadi Rp3,3 miliar pada kuartal yang sama.

“Selain gudang built-to-suit yang memberikan manfaat bagi penggguna dari segi lokasi, desain, serta tata letak gudang, VAST juga menyediakan general warehouse berkualitas tinggi yang kerap menjadi andalan pelanggan pada musim-musim bervolume tinggi” ujar Stanley V Gunawan, Direktur Keuangan VAST dalam keterangan resminya, Senin (29/01/2023).

Saat ini, VAST memiliki 25 lebih gudang (built to suit dan general warehouse) yang tersebar di 8 wilayah di Indonesia dengan total hampir 20 tenant/penyewa.

Stanley menambahkan, perseroan menawarkan solusi pergudangan inovatif dan efektif bagi para pelanggannya. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan mengimplementasikan sumber energi terbarukan pada beberapa fasilitas pergudangan. Dengan menggunakan panel surya, Vastland berhasil melakukan penghematan energi hingga 10% pada tahun 2023.

Menurutnya, pergudangan ramah lingkungan atau green warehouse sejalan dengan ekonomi hijau yang merupakan salah satu dari enam strategi transformasi ekonomi Indonesia yang ditetapkan oleh Bappenas untuk mencapai visi Indonesia 2045.

“Green warehouse memang diprediksi akan semakin diminati tahun ini, apalagi dengan dengan adanya Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon dan pengendalian GRK,” jelasnya.

Di samping pergudangan hijau yang akan menjadi nilai tambah dan meningkatkan efisiensi energi perusahaan, VAST juga disebut akan diuntungkan dengan lokasi pergudangan yang strategis. Aktivitas pergudangan di wilayah Jawa Tengah diperkirakan akan meningkat berkat faktor geografis dan UMR kawasan tersebut. Hal ini tentunya akan menjadi kabar baik bagi Vastland yang memiliki gudang di wilayah Klaten, Jawa Tengah dengan posisi strategis terhadap jalan tol.

Selain Jawa Tengah, Knight Frank Indonesia juga memperkirakan kota Jakarta, Ibu Kota Nusantara (IKN), Bali, Surabaya dan Tangerang menjadi 5 kota terbesar yang dinilai akan memiliki prospek untuk pertumbuhan properti tahun ini. “Ekspansi terbaru Perseroan di daerah Tangerang tentunya akan memperkuat posisi kami di pasar,” tuturnya.

Sektor transportasi dan logistik, termasuk pergudangan, memang diperkirakan akan bertumbuh di tahun ini. Supply Chain Indonesia (SCI) memprediksi kinerja sektor transportasi dan logistik secara nilai bisa mencapai Rp1.436 triliun pada tahun 2024, tumbuh 14,16% dibandingkan tahun lalu.

Faktor lainnya yang akan mempengaruhi permintaan pergudangan di tahun-tahun ke depan, yaitu semakin meningkatnya pertumbuhan e-commerce di Indonesia. Pertumbuhan baik dari segi pengguna, jumlah produk yang ditawarkan, serta volume transaksi, diprediksi akan meningkatkan permintaan atas fasilitas pergudangan.

“Vastland akan mengalokasikan dana sesuai dengan kebutuhan yang diidentifikasi, sebagai wujud keseriusan kami dalam mengembangkan kehadiran dan layanan kami di pasar. Dengan perkembangan pasar belakangan ini tentunya kami juga melakukan diversifikasi menambah exposure ke beberapa sektor tenant, perusahaan e-commerce,” ungkap Stanley.

Categories
News

Vastland Indonesia (VAST) Siapkan Estimasi Maintenance Capex Rp 2 Miliar Tahun Ini

JAKARTA. Emiten pengembang properti pergudangan, PT Vastland Indonesia Tbk (VAST) tahun ini menyiapkan estimasi total maintenance capital expenditure (capex) sekitar Rp 1 miliar – Rp 2 miliar.

“Setelah ekspansi gudang di Tangerang, Vastland menargetkan omzet Perseroan naik sekitar 30%,” kata Direktur Keuangan VAST Stanley V Gunawan dalam keterangan resminya, Senin (29/1).

Selama tahun 2023, VAST terus membukukan hasil positif dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 9,9% QoQ pada kuartal III 23. Laba bersih mereka juga naik lebih signifikan sebesar 77.7% QoQ dari Rp 1,9 miliar pada kuartal II 2023 menjadi Rp 3,3 miliar pada kuartal yang sama.

Selain gudang built-to-suit yang memberikan manfaat bagi penggguna dari segi lokasi, desain, serta tata letak gudang, VAST juga menyediakan general warehouse berkualitas tinggi yang kerap menjadi andalan pelanggan pada musim-musim bervolume tinggi (Peak Season).

Stanley menambahkan, dengan kemampuan dan pengalaman lebih dari 10 tahun, kini Vastland memiliki 25 lebih gudang (built to suit dan general warehouse) yang tersebar di 8 wilayah di Indonesia dengan total hampir 20 tenant/penyewa.

Vastland melayani pelanggan di berbagai bidang industri, mulai dari Fast Moving Consumer Goods (FMCG), perdagangan komoditas, penyedia 3PL (Third Party Logistics), yang sudah menggunakan properti gudang dan layanan Perseroan selama lebih dari 10 tahun.

VAST beroperasi di lokasi-lokasi yang tersebar di 5 (lima) Provinsi di Pulau Sumatera dan 2 Provinsi di Pulau Jawa, termasuk daerah Jabodetabek.

Categories
News

Sukses IPO, PT Vastland Indonesia Tbk ajak perusahaan di Lampung untuk GO PUBLIC pada acara KADIN Provinsi Lampung

Bandar Lampung – Direktur Keuangan PT. Vastland Indonesia Tbk (VAST) Stanley Gunawan menjadi narasumber dalam seminar KADIN Provinsi Lampung dengan tema “Go Big with Go Public” pada Kamis, 30 November 2023.

Pada kegiatan yang bertujuan untuk memberikan motivasi kepada pengusaha di Lampung agar menjadikan perusahaannya menjadi Go Public seperti PT. Vastland Indonesia Tbk.

Acara seminar ini dibuka dengan sambutan dari Hendy Prayogi selaku Kepala Kantor PT Bursa Efek Indonesia Provinsi Lampung dan Dr. H. Muhammad Kadafi, S.H., M.H selaku Ketua Umum KADIN Provinsi Lampung. Narasumber pada acara seminar ini adalah Saptono Adi Junarso, Advisor Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia; Lisa Gillian, Direktur Utama PT. Erdhika elit Sekuritas; dan Stanley Gunawan Direktur Keuangan PT Vastland Indonesia Tbk.

Adapun beberapa hal yang disampaikan oleh Bapak Stanley adalah benefit yang di dapat perusahaan ketika tercatat setelah IPO yaitu mendapat pengawasan dari pihak-pihak seperti OJK, BEI, komite audit yang memperkuat kepatuhan good corporate governance. Perusahaan dapat memberikan motivasi bagi perusahaan lain untuk bertumbuh secara profitable dan berkesinambungan guna mengembangkan value kepada pemegang saham dalam jangka Panjang.

Selain itu dapat meningkatkan exposur perusahaan kepada public dapat menambahkan sumber pendanaan bagi ekspansi usaha dan meningkatkan tata kelola perusahaan guna meningkatkan daya saing dan akuntabilitas perusahaan ke depannya dan perseroan lebih berani untuk
melakukan expansi dengan ada nya sumber dana yang berasal dari pasar modal bersifat ekuitas, tentunya akan menambahkan fleksibilitas bagi VAST dalam melakukan ekspansi.

Dengan kesempatan ini Bapak Stanley mengajak perusahaan di Lampung jangan ragu untuk menjadi perusahaan “GO PUBLIC” agar dapat bertumbuh besar. Semakin banyak perusahaan yang IPO dan menjadi perusahaan dan industri di Lampung memanfaatkan Pasar Modal Indonesia sebagai sumber pendanaan bagi keberlangsungan usaha, maka semakin membantu laju pertumbuhan ekonomi Indonesia dan penerimaan perpajakan negara akan ikut naik seiring berkembangnya pasar modal domestiknya.

Categories
News

Vastland Indonesia (VAST) Optimistis Permintaan Gudang Masih Positif pada 2024

Jakarta – Emiten pengembang properti pergudangan PT Vastland Indonesia Tbk (VAST) optimis permintaan gudang masih akan menunjukkan tren positif di tahun 2024.

Sepanjang tahun 2023 yang dialami Perseroan menunjukkan angka peningkatan, Perseroan optimis bahwa permintaan akan gudang masih akan menunjukkan tren positif dalam jangka panjang.

Selama Kuartal-III 2023 sektor transportasi dan pergudangan mencatatkan pertumbuhan tertinggi yaitu 14,74% YoY dengan kontribusi 5,98% terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Tentu hal ini yang juga menjadikan Perseroan semakin optimis bahwa prospek pergudangan masih cerah, ekonomi yang semakin berputar sehingga kebutuhan akan pergudangan juga terus tinggi,” ujar Direktur Keuangan VAST Stanley V, Gunawan kepada KONTAN, Minggu (14/1).

Untuk itu VAST yakin bahwa permintaan gudang di tahun 2024 akan terus tumbuh positif sejalan dengan perkembangan ekonomi nasional yang semakin merata, didukung oleh proyek-proyek infrastruktur kunci seperti pembangunan jalan raya nasional dan jalan tol.

Sebagai perusahaan yang memiliki sejumlah gudang terutama di Pulau Sumatera yang terdapat banyak proyek infrastruktur, VAST turut merasakan dampak positif dari pertumbuhan ini.

Keberadaan gudang-gudang VAST di wilayah ini tidak hanya mendukung kebutuhan logistik, tetapi juga menjadi faktor penting dalam mendukung proyek-proyek pembangunan nasional, memperkuat posisi Perseroan dalam industri pergudangan.

Akhir Desember 2023 Perseroan resmi melanjutkan ekspansi di wilayah Tangerang. Ekspansi yang dilakukan sekaligus menambah diversifikasi pelanggan Perseroan, sehingga harapannya dapat menjadi tambahan revenue bagi Perseroan ke depannya.

“Penambahan gudang di wilayah Tangerang ini berpotensi tingkatkan omzet Perseroan hingga 30%,” harapnya.

Saat ini VAST sudah memilihi lebih dari 25 gudang yang terdiri dari general warehouse dan built-to-suit warehouse yang tersebar di wilayah Sumatera dan Jawa, serta yang baru-baru ini adalah gudang di wilayah Tangerang. Perseroan tercatat memiliki lebih dari 15 tenant yang terdiri dari distributor, industri FMCG, last mile logistic, fulfillment center, dan retail.

Stanley bilang, Perseroan terus berusaha memperluas wilayah gudang Perseroan di beberapa wilayah di Indonesia, serta menambah exposure ke beberapa sektor tenant untuk menambah portofolio Perseroan.

Selain itu, Vastland juga mengandalkan gudang built-to-suit dan berusaha untuk terus menghadirkan gudang-gudang berkualitas dengan spesifikasi yang diinginkan oleh para pelanggannya dengan kriteria masing-masing.

Untuk mendukung ekspansi di 2024, VAST siapkan belanja modal atau capex Rp 1 miliar hingga 2 miliar yang akan digunakan untuk keperluan maintenance.

Categories
News

Layanan Fulfillment Center Meningkat, Vastland Indonesia Akuisisi Gudang di Tangerang

Jakarta – PT Vastland Indonesia Tbk (VAST), pengembang properti pergudangan mengakuisisi tanah dan bangunan di Tangerang.VAST memaparkan bahwa tanah dan bangunan yang diakuisisi pada 12 Desember 2023 tersebut masing-masing memiliki luas 39.450 m2 dan 18.045 m2, dengan nilai sekitar Rp 97,5 miliar.

Saat ini, tanah dan bangunan tersebut sudah beroperasi dan disewa oleh pelanggan yang mayoritas berasal dari sektor e-commerce dan fulfillment center, dan akan langsung memberikan tambahan pemasukan bagi Perseroan.

Vastland sudah berkecimpung di bidang pergudangan selama lebih dari 10 tahun. Ekspansi VAST di wilayah ini untuk mengantisipasi permintaan pergudangan dan menambah presensi perseroan di wilayah baru, mengingat peningkatan yang mereka alami selama tahun 2023. Inisiatif untuk mengakomodasi peningkatan permintaan ini juga dilakukan karena prospek kawasan industri dan gudang diprediksi positif untuk jangka panjang. Selama kuartal III/2023 sektor transportasi dan pergudangan mencatatkan pertumbuhan tertinggi, yaitu mencapai 14,74 persen year-on year (yoy), dengan kontribusi 5,98 persen terhadap pertumbuhan ekonomi RI.

Sampai saat ini, Vastland telah memiliki dan mengelola gudang di Lampung, Pekanbaru, Palembang, Bengkulu, Jambi, Klaten. Direktur Keuangan VAST Stanley V Gunawan dalam siaran pers (14/12), mengatakan prospek pergudangan masih cerah, roda ekonomi semakin cepat berputar sehingga kebutuhan untuk pergudangan juga terus tinggi.

“Ekspansi terbaru kami diperkirakan akan meningkatkan omset Perusahaan sekitar 30 persen,” ujarnya.Vastland berkomitmen untuk terus menghadirkan gudang sebagaimana yang diinginkan oleh para kliennya yang dihadirkan di wilayah strategis.

Tentang PT Vastland Indonesia Tbk

PT Vastland Indonesia Tbk adalah pengembang properti industri dengan dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, terutama dalam membangun gudang umum, gudang berkonsep Built-to-Suit dan logistic park (kawasan logistik). Perseroan memiliki rekam jejak membangun gudang dan fasilitas pendukung berkualitas yang dioptimalkan untuk operasional bisnis jangka panjang dengan mengaplikasikan material yang berkualitas dan ramah lingkungan.

Vastland melayani pelanggan di berbagai bidang industri, mulai dari Fast Moving Consumer Goods (FMCG), perdagangan komoditas, penyedia 3PL (Third Party Logistics), yang sudah menggunakan properti gudang dan layanan Perseroan selama lebih dari 10 tahun. VAST beroperasi di lokasi-lokasi yang tersebar di 5 (lima) Provinsi di Pulau Sumatera dan 1 (satu) Provinsi di Pulau Jawa.

Contact us:
Media relations VAST
Arifatu Afifah K (Rifa)
Phone : +62 895 1225 1323

Categories
News

Sektor Pergudangan Tumbuh Tinggi, Vastland Indonesia Lakukan Akuisisi

Jakarta – PT Vastland Indonesia Tbk (VAST) mengakuisisi tanah dan bangunan yang masing-masing memiliki luas 39.450 m2 dan sekitar 18.045 m2 di Tangerang, Banten pada tanggal 12 Desember 2023. Tanah dan bangunan berupa gudang senilai Rp97,5 miliar tersebut sudah beroperasi dan disewa oleh pelanggan yang mayoritas berasal dari sektor e-commerce dan fulfillment center.

Ekspansi VAST di wilayah ini untuk mengantisipasi permintaan pergudangan dan menambah presensi perseroan di wilayah baru, mengingat peningkatan yang mereka alami selama tahun 2023. Inisiatif untuk mengakomodasi peningkatan permintaan ini juga dilakukan karena prospek kawasan industri dan gudang diprediksi positif untuk jangka panjang.

Selama kuartal III 2023 sektor transportasi dan pergudangan mencatatkan pertumbuhan tertinggi, yaitu mencapai 14,74% year-on-year, dengan kontribusi 5,98% terhadap pertumbuhan ekonomi RI.

Vastland sudah berkecimpung di bidang pergudangan selama lebih dari 10 tahun. Perusahaan ini memiliki dan mengelola gudang di Lampung, Pekanbaru, Palembang, Bengkulu, Jambi, hingga Klaten. Dengan akuisisi ini, VAST resmi memperluas ekspansi gudang di wilayah Tangerang, yang kini sudah beroperasi dan memiliki penyewa yang berkualitas.

“Prospek pergudangan masih cerah, roda ekonomi semakin cepat berputar sehingga kebutuhan untuk pergudangan juga terus tinggi. Ekspansi terbaru kami diperkirakan akan meningkatkan omset Perusahaan sekitar 30%,” ungkap Direktur Keuangan VAST Stanley V Gunawan.

Seiring pertumbuhan industri nasional, akan ada peningkatan kebutuhan pergudangan akibat adanya peningkatan aktivitas dan pemerataan ekonomi nasional. Meski pasca covid sudah banyak orang yang berpergian keluar untuk membeli kebutuhan, tetapi kebiasaan bertransaksi melalui e commerce sudah terbentuk sehingga kebutuhan logistik/ekspedisi untuk memenuhi berbagai pesanan tetap tinggi.

Meski selama ini mayoritas pelanggan VAST adalah distributor dan FMCG, Vastland sudah mulai melakukan diversifikasi pelanggan dengan menambahkan layanan exposure fulfillment center dan last mile logistics untuk beradaptasi dengan kebutuhan pasar dan mengurangi risiko ketergantunan terhadap segmen pelanggan tertentu.

VAST berharap diversifikasi ini akan menghasilkan tambahan revenue bagi
perseroan. Diversifikasi pelanggan juga dapat memaksimalkan potensi okupansi gudang perseroan sekaligus meminimalisir risiko akan ketergantungan terhadap sektor pelanggan tertentu sehingga perseroan dapat tumbuh dengan stabil dan konsisten.

Vastland berkomitmen untuk terus menghadirkan gudang sebagaimana yang diinginkan oleh para kliennya yang dihadirkan di wilayah strategis. Sampai dengan kuartal ketiga 2023 VAST telah memperbaiki neraca keuangan yang stabil dengan DER sebesar 0.17 (vs 0.40 pada 9M22), perseroan juga mengalami kenaikan pada kas dan setara kas menjadi 10.1 miliar rupiah pada 9M23. Hal-hal ini mengindikasikan perseroan masih memiliki keuangan yang sehat untuk mendukung ekspansi yang akan datang.